Pages

Tuesday, April 12, 2011

PENYEBAB PERUBAHAN KEBUDAYAAN


penyebab perubahan kebudayaan ada yang berasal dari dalam (sebab intern), dan juga dari luar (sebab ekstern), sebagai berikut:
*Sebab-sebab dari dalam masyarakat (intern):
- munculnya berbagai bentuk pertentangan (konflik) dalam masyarakat, sehingga adanya kesenjangan sosial antar sesama warga.
- adanya dinamika penduduk, pertambahan dan penurunan jumlah penduduk bahkan dalam setiap harinya
- adanya penemuan-penemuan baru dalam masyarakat (discovery), dan penemuan yang menyempurnakan bentuk penemuan lama (invention)
*Sebab-sebab dari luar masyarakat (ekstern):
- adanya pengaruh bencana alam, misal : apabila ada masyarakat yang mendiami tempat tinggal yang baru, ootomatis mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan yang baru. Dengan begitu, kebudayaan yang lama yang mereka miliki perlahan akan berubah menjadi sebuah kebudayaan yang baru dari kebiasaan lingkungan yang tidak mereka miliki sebelumnya
- adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Bertemunya 2 kebudayaan yang berbeda akan menghasilkan perubahan. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf yang lebih tinggi dari yang lain, bisa jadi akan muncul proses imitasi yang lambat laun unsur kebudayaan yang asli akan bergeser dan diganti oleh unsur kebudayaan yang baru.
     Dan harus kita sadari juga bahwa perubahan beberapa waktu lalu dengan sekarang sangatlah besar. Seperti contoh perubahan pada peralatan dan perlengkapan hidup yang semakin modern, mata pencaharian yang semakin beragam, karena zaman sekarang sudah jarang sekali orang-orang yang bermata pencaharian sebagai petani. Berbeda seperti zaman dulu, pekerja di Indonesia di dominasi sebagai petani. Ini semua terjadi karena adanya perkembangan zaman dari tahun-tahun. Kemudian ada lagi sistem kemasyarakatan yang semakin luas, beberapa macam kesenian yang diciptakan lebih kreatif, teknologi-teknologi yang semakin canggih, misal : seperti laptop dan handphone yang sudah banyak
Perubahan kebudayaan pada masyarakat biasanya ada yang di sebabkan oleh masyarakat itu sendiri, atau pun berasal dari masyarakat pendatang. Biasanya penyebab perubahan yang di lakukan oleh masyarakat itu sendiri terjadi akibat adanya kelahiran, juga hala-hal baru serta media yang mereka lihat biasanya akan menimbulkan pengaruh positif juga negatif bagi masyarakat itu sendiri. Begitu juga sebaliknya dengan penyebab perubahan budaya yang di akbatkan dengan adanya ke datangan masyarakat dari luar yang biasanya terjadi karena adanya bencana alam, transmigrasi maupun lainnya. Mereka biasanya hanya mampu meninggalkan tempat di mana mereka tinggal dulu, tetapi sulit bagi mereka meninggalkan budaya yang sudah ada dan menggantikannya dengan yang baru. Contohnya, perubahan yang di lakukan masyarakat atau penduduk yang datang dari desa ke kota atau sebaliknya… Masyarakat dari desa biasanya hanya meniru atau mengikuti budaya yang di lakukan masyarakat dari kota tanpa memikirkan sisi positif dan negatifnya, mereka hanya berfikir bahwa budaya kota itu lebih maju dan harus mereka jadikan contoh, akibatnya mereka terkadang terjebak akan hal-hal negatif baru yang mereka tidak ketahui sebelumnya… Begitu pula sebaliknya, penduduk kota yang merasa lebih moderen dan pintar akan tekhnologi biasanya cenderung pamer dengan budaya yang mereka biasa lakukan tanpa berfikir dampak positif atau negatif bagi penduduk desa, akibatnya tidak sedikit dari masyarakat desa justru menirukan hal-hal buruk saja, tapi banyak juga hal baik yang mereka contoh. Hal ini lah yang terkadang dapat menimbulkan konflik pada masyarakat luas karna adanya perbedaan pandangan kebudayaan. Akan tetapi, seiring dengan perubahan zaman yang semakin maju perbedaan pandangan tentang kebudayaan ini mulai surut. Hal ini di sebabkan karena mereka ingin budaya yang mereka miliki dapat di satukan nantinya.

Seiring berkembangnya dunia kedalam dunia yang modern,terjadi banyak pergeseran-pergeseran nilai suatu kebudayaan yang bergeser kearah negatif maupun positif. Sistem teknologi sangat berperan dalam kehidupan yang modern ini. Tetapi dengan adanya teknologi yang berkembang dan maju,justru teknologi ini dapat menggeser nilai-nilai suatu kebudayaan yang dianggap penting itu,terkadang menjadi tidak penting.
Perubahan kebudayaan ini bisa terjadi karena adanya ketidak seimbangan diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga terjadi keadaan yang tidak sesuai fungsinya bagi kehidupan. Sumber terjadinya perubahan kebudayaan disebabkan oleh factor materil,yaitu tekhnologi. Ada juga yang non materil seperti ide, nilai dan ideology. Maksud ide sebagai sebab yaitu merujuk pada pengetahuan dan kepercayaan, nilai merupakan anggapan terhadap sesuatu yang pantas atau tidak pantas, sedangkan ideology merupakan serangkaian kepercayaan dan nilai yang digunakan untuk membenarkan atau melegitimasi bentuk tindakan masyarakat. Perubahan kebudayaan ini juga dapat terjadi karena adanya factor pendorong yaitu Pemerintah. Pemerintah telah menjadi pihak yang memberikan pengaruh dari luar melalui program pembangunan desa. Pemerintah membuat kebijakan pembangunan desa dengan modernisasi, sebuah pendekatan pembangunan yang lazim dilakukan oleh Negara berkembang seperti Indonesia. Program pembangunan desa tersebut antara lain listrik masuk desa, pemberantasan buta huruf, PKK, KUD, KB, dan Intensifikasi pertanian.
Perubahan selalu berasal dari pemerintah yang menganggap dirinya lebih maju dibandingkan masyarakat pedesaan. Budya tradisional dianggap sebagai salah satu penghambat yang perlu digantikan oleh budaya modern yang lebih produktif. Tujuan utama pembangunan desa adalah pada peningkatan taraf ekonomi masyarakat pedesaan yang akhirnya akan meningkatkan pula ekonomi bangsa. Perubahan dasar yang terjadi adalah semakin terkikisnya budaya tradisional oleh budaya modern. Masyarakat tradisional pada dasarnya sudah mempunyai kehidupan sosialnya sejak lama tetapi semuanya harus mengalami perubahan menuju pola kehidupan baru yang dianggap pemerintah lebih baik.


No comments:

Post a Comment